TUBABAUPDATE.COM – Bidang Bina Marga dan Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat melaksanakan koordinasi bersama Kepala Bagian Unit Kerja Barang/Jasa (UKBJ) Setdakab Tubaba. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman serta menyepakati mekanisme proses pengadaan barang/jasa sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam koordinasi tersebut, dibahas secara menyeluruh tahapan pengadaan mulai dari perencanaan, pemilihan penyedia, pelaksanaan kegiatan, hingga penyusunan laporan. Hal ini penting sebagai langkah persiapan menghadapi desk monitoring dari tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait implementasi Monitoring Center for Prevention (MCP).
Kepala Bidang Bina Marga dan Cipta Karya menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan seluruh proses pengadaan berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai aturan. “Kami bersama Kabag UKBJ sepakat untuk memperkuat sinergi dan memahami secara detail setiap tahapan pengadaan barang/jasa, sehingga tidak ada celah penyimpangan dan semua proses dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag UKBJ menambahkan bahwa mekanisme pengadaan harus dipahami bersama oleh setiap perangkat daerah agar proses pemilihan penyedia hingga pelaporan kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Koordinasi seperti ini akan memperkuat kesiapan kita menghadapi desk tim KPK RI sekaligus memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai prinsip good governance,” jelasnya.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak terkait semakin solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, sehingga program pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat berjalan efektif, efisien, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

